× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda Post 52 Peserta Jalani Seleksi Calon Anggota Majelis Akreditasi Dayah Aceh

52 Peserta Jalani Seleksi Calon Anggota Majelis Akreditasi Dayah Aceh

SHARE
52 Peserta Jalani Seleksi Calon Anggota Majelis Akreditasi Dayah Aceh

Sebanyak 52 Peserta Jalani Seleksi Calon Anggota Majelis Akreditasi Dayah Aceh.(Ist)

SuaraAceh

BANDA ACEH - Sebanyak 52 peserta telah menjalani serangkaian seleksi tahapan kedua sebagai calon anggota Majelis Akreditasi Dayah Aceh.

Seleksi ujian tulis dan psikotes itu berlangsung di ruang sidang Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, Selasa, 7 Juli 2020.

Ketua Panitia Seleksi, Tgk Faisal Ali mengatakan, ujian tulis dan psikotes ini merupakan tahapan kedua bagi peserta yang sebelumnya dinyatakan lulus persyaratan administrasi.

"Dari 53 peserta yang mendaftar, satu orang mengundurkan diri, jadi yang ikut ujian ini ada 52 peserta, dan semua hadir dalam ujian tulis," kata Tgk Faisal Ali di lokasi ujian, Selasa (07/07/2020).

Tgk. Faisal menyampaikan, setelah menjalani seleksi tahapan kedua ini, para peserta yang lulus akan mengikuti tes wawancara, hingga ujian membaca kitap kuning.

Sesudah itu baru ditentukan sebanyak 10 orang untuk kemudian diserahkan kepada Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah," ujar Faisal yang juga Wakil Ketua MPU Aceh ini.

Faisal menargetkan, selambat-lambatnya, anggota Majelis Akreditasi Dayah Aceh ini sudah terbentuk dalam waktu tiga bulan kedepan.

img-20200707-wa0021

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Usamah menjelaskan, pembentukan majelis akreditasi dayah itu merupakan amanah dari qanun Aceh nomor 9 Tahun 2018 tentang penyelenggaraan pendidikan dayah.

Dimana, qanun memerintahkan kepada Dinas Pendidikan Dayah Aceh untuk membentuk badan akreditasi dayah. Seningga kedepannya Aceh sudah ada pihak yang mengakreditasi seluruh dayah secara reguler.

"Maka setelah lembaga ini terbentuk, dayah di Aceh kedepannya akan terkonsolidasi dengan baik," ucapnya.

img-20200707-wa0015

Usamah menuturkan, dayah di Aceh selama ini memang sudah dilakukan akreditasi oleh Dinas Pendidikan Dayah sendiri. Karena itu, kedepan langsung dilaksanakan oleh lembaga independen.

Penilaian akreditasi, lanjut Usamah, anggota majelis nantinya akan melihat langsung mulai dari sisi belajar/mengajar, kurikulum yang diterapkan kepada santri, serta sarana dan prasarana di dayah.

"Kedepan langsung dilaksanakan oleh lembaga independen. Sebagaimana perguruan tinggi yang diakreditasi oleh BAN PT," tutur Usamah.(R)