× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda Post Sabang diselimuti Asap Karhutla SUmatra, Masyarakat diminta waspada

Sabang diselimuti Asap Karhutla SUmatra, Masyarakat diminta waspada

SHARE
Sabang diselimuti Asap Karhutla SUmatra, Masyarakat diminta waspada

Sabang diselimuti Asap Karhutla SUmatra, Masyarakat diminta waspada.(Ist)

SuaraAceh

Sabang - Dampak kabut asap kebakaran hutan dan lahan (Kahutla) di Sumatra juga melanda Sabang, Aceh. Kabut asap pekat menyelimuti langit Sabang dan sekitarnya sejak Senin (23/09/2019) dini hari.

Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Kahutla), mulai melanda Kota Sabang dan sekitarnya. Pasca hujan mengguyur Sabang hingga Senin (23/09/2019) pagi, kabut asap mulai tampak  hampir seluruh angkasa Kota Sabang.  

Kepala BMKG Kota Sabang  Siswanto  memastikan kabut asap yang melanda Sabang adalah dampak Kahutla  di Sumatra. Meski tak terdeteksi satelit,  dalam data BMKG kelembaban Kota Sabang saat ini di bawah 60 persen, atau relative kering, sedangkan jika kondisi cuaca berupa kabut maka diindikasikan dengan kondisi kelembaban di atas 80 persen, atau relative basah.

“Sehingga  dipastikan Itu merupakan merupakan asap kiriman dari musibah Karhutla di Beberapa Provinsi di Sumatra,” ujarnya.

Data BMKG Maimun Saleh Cot Ba’u Kota Sabang menyebutkan,  jarak padang mendatar di Sabang hingga Pukul 11-12 Wib mencapai 1 kilometer dan terus menurun hingga pukul 16.00 WiB yang hanya hanya 800 meter.

Dari pantauan Suaraaceh.co sejumlah masyarakat terutama pengendara sepeda motor mulai menghidupkan lampu kendaraan di ruas jalan yang dilalui. 

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sabang M. Amin melalui Kasi Kedaruraratan Budiman M, SI meminta agar masyarakat berhati-hati apabila berkendaraan, dan dapat mengantisipasi dengan penggunaan masker untuk menghindari dampak kesehatan.

“kita meminta masyarakat untuk waspada saja, kalau dibilang membahayakan, belum membahayakan. Tapi kewaspadaaan tetap dijaga. Bisa menggunakan maskerlah saat di luar,” imbaunya. 

Pihaknya, kata Budiman akan terus memantau perkembangan dampak kahutla ini dengan berkordinasi dengan pihak terkait lainnya.(MT)