× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda Post PT. PLN Dilaporkan, Ombudsman Aceh Lakukan Konsiliasi

PT. PLN Dilaporkan, Ombudsman Aceh Lakukan Konsiliasi

SHARE
PT. PLN Dilaporkan, Ombudsman Aceh Lakukan Konsiliasi

Kepala Ombudsman perwakilan Aceh, Dr. Taqwaddin, menyaksikan penandatangan kesepakatan hasil konsiliasi antara masyarakat Gampong Jantho Baru, kecamatan Kota Jantho dan PT. PLN (persero) Jumat, (21 /09/ 2018). [Ist]

SuaraAceh

BANDA ACEH - Ombudsman RI perwakilan Aceh melakukan konsiliasi atas selisih paham antara masyarakat Gampong Jantho Baru, Kecamatan Kota Jantho, Aceh Besar dengan pihak PT. PLN (Persero) Rayon Jantho, di kantor Ombudsman Aceh, Jum'at (21/09/2018).

Kepada Ombudsman RI Perwakilan Aceh, Dr. Taqwaddin mengatakan, permasalahan tersebut terjadi karena adanya paksaan dari petugas lapangan PT. PLN kepada masyarakat untuk menggantikan kWh meter dari analog ke prabayar.

"Karena tidak terima paksaan tersebut dan merasa diintimidasi kemudian mereka (warga) melaporkan hal tersebut ke Ombudsman," kata Taqwaddin melalui pers rilisnya, Sabtu (22/09/2018).

Taqwaddin menyebutkan, dalam konsiliasi tersebut, pihaknya menghadirkan pelapor, yakni, Ismadi dan Muhadi yang mewakili 23 orang masyarakat Jantho Baru serta terlapor dari pihak PT. PLN yang dihadiri oleh Bachtiar selaku Asisten Manager (Asman) TE PT. PLN Area Banda Aceh dan Mella Ayudha dari PT. PLN Rayon Jantho.

"Permasalahan ini Insya Allah akan diselesaikan bersama setelah ada kesepakatan dari konsiliasi tersebut," sebut Taqwaddin.

Adapun hasil dari konsiliasi tersebut lanjut Taqwaddin, diantaranya, masyarakat Jantho Baru (pelapor) boleh tetap menggunakan kWh meter lama (analog) tanpa beralih ke Listrik Prabayar (LPB). Sedangkan tagihan susulan (TS) yang menunggak selama beberapa bulan karena rekening diblokir, dapat dibayar secara cicilan.

"Konsiliasi berjalan dengan baik, karena kedua pihak sangat kooperatif, hasil konsiliasi yang kemudian kita tuangkan dalam berita acara telah disepakati oleh kedua belah pihak, selanjutnya Ombudsman akan melakukan monitoring terhadap hal tersebut dan berharap segera dilaksanakan," lanjut Taqwaddin.

Atas konsiliasi tersebut, Ismadi yang mewakili pelapor, mengucapkan terima kasih kepada Ombudsman, karena telah melaksanakan konsiliasi dalam perkara tersebut.

"Sehingga ada titik terang dan masyarakat tidak resah lagi," ucap Ismadi.

Sementara, Asman TE PT. PLN Area Banda Aceh, Bachtiar mengatakan, pihaknya memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi di lapangan.

"Ini terjadi karena miskomunikasi petugas lapangan dengan masyarakat," kata Bachtiar yang didampingi Mella Ayudha.

Dalam konsiliasi tersebut, bertindak sebagai konsiliator, Dr. Taqwaddin Husin yang juga Kepala Ombudsman perwakilan Aceh, dibantu oleh Co. Konsiliator, Ilyas Isti dan Asisten Ombudsman Aceh, Nurul Nabila. [r]