× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda Post Kasus Positif Covid-19 Meningkat, Pemkab Aceh Besar Kembali Perketat Pengawasan Bagi Pendatang

Kasus Positif Covid-19 Meningkat, Pemkab Aceh Besar Kembali Perketat Pengawasan Bagi Pendatang

SHARE
Kasus Positif Covid-19 Meningkat, Pemkab Aceh Besar Kembali Perketat Pengawasan Bagi Pendatang

Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Besar, Iskandar .(Ist)

SuaraAceh

ACEH BESAR- Penyebaran virus corona (Covid-19) di Kabupaten Aceh Besar terus meningkat, bahkan sudah menjadi yang terbanyak dari seluruh kabupaten/kota lain di Provinsi Aceh.

Hingga hari ini, orang yang positif terpapar virus corona di Aceh Besar secara kumulatif sudah mencapai 15 kasus.

Karena itu, Pemerintah Aceh Besar mulai khawatir, dan akan kembali memperketat pengawasan terhadap tamu yang datang, warga yang baru kembali dari luar daerah, khususnya dari wilayah terjangkit atau zona merah.

Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Besar, Iskandar mengatakan, kasus positif terbanyak di Aceh saat ini terjadi di Aceh Besar. Peningkatan penularan virus tersebut berawal dari adanya kunjungan warga Binjai, Sumatera Utara.

Untuk mencegah supaya penularan Covid-19 di Aceh Besar tidak terus menyebar, pihaknya akan kembali memperketat pengawasan terhadap setiap tamu dan warga yang kembali dari luar daerah.

"Kita sudah panggil Camat dan Keuchik semua untuk memperketat pengawasan orang masuk, sebab penambahan karena pendatang dari Binjai, sehingga menular kepada keluarga dan tetangganya," kata Iskandar, Jumat, 26 Juni 2020.

Iskandar menegaskan, mulai saat ini, setiap pendatang atau warga Aceh Besar yang pulang dari daerah luar Aceh harus membuat laporan serta melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing.

Jika tidak mengisolasi diri secara mandiri, maka akan dilakukan karantina oleh pemerintah di kecamatan wilayah bersangkutan.

"Apalagi di kecamatan sudah ada ruang isolasi, kesadaran warga itu yang sangt perlu ditingkatkan, untuk melapor," ujarnya.

Satgas Covid-19 gampong, kata Iskandar, sudah diaktifkan kembali guna mengawasi setiap orang masuk, dan itu menjadi tugas serta rasa tanggungjawab para relawan gampong yang sudah terbentuk.

"Kita perlu fokus titiknya di gampong-gampong. Karena yang lebih mengetahui tentang riwayat perjalanan masyarakat adalah warga gampong itu sendiri," tutur Iskandar.

Seperti diketahui, jumlah kasus positif Covid-19 Aceh terus bertambah setiap harinya, hingga laporan terakhir tim Gugus Tugas Provinsi Aceh, Kamis 25 Juni 2020, total orang positif virus corona di Aceh sudah mencapai angka 66 orang.

Diantaranya, pasien positif Covid-19 yang masih menjalani perawatan sebanyak 44 orang, yang sudah dinyatakan negatif atau sembuh 20 orang, dan terakhir dua pasien telah meninggal dunia.(R)