× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda Post BNNP Aceh Sita Puluhan Kilogram Sabu dan Tembak Mati Bandar Narkoba

BNNP Aceh Sita Puluhan Kilogram Sabu dan Tembak Mati Bandar Narkoba

SHARE
BNNP Aceh Sita Puluhan Kilogram Sabu dan Tembak Mati Bandar Narkoba

BNNP Aceh Sita Puluhan Kilogram Sabu dan Tembak Mati Bandar Narkoba.(Ist)

SuaraAceh

Banda Aceh - Petugas BNNP Aceh menembak mati seorang bandar narkoba jenis sabu di wilayah Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh. Bandar narkoba yang terlibat dalam jaringan lintas negara ini bernama Ridwan Ilyas Ismail warga Kabupaten Aceh Timur. 

Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh Brigjen Pol Faisal Abdul Naseer kepada wartawan, Selasa (01/10/2019) di Banda Aceh mengatakan, penangkapan bandar narkoba ini berdasarkan pengembangan kasus yang dilakukan tim BNN pusat yang menangkap dua orang tersangka bernama Muazir dan Riski. 

Pengungkapan bermula ketika petugas BNN menggagalkan pengiriman sabu seberat 36,7 kilogram kilogram dari Aceh ke Pulau Jawa dengan menggunakan mobi truck. "Petugas menangkap truck dan sopir yang isi di dalam truck tersebut adalah sabu, tepatnya di Fly Over Selepas Pelabuhan Merak, Dan Digiring Ke Area SPBU 34-424-09, jalan Terusan Tol Jakarta-Merak Km 2, Cikuasa Atas, Kelurahan Gerem, Kecamatan Gerogol, Cilegon,” kata Faisal. 

Dari pengembangan itulah, lanjut Faisal, diketahui barang haram ini dikendalikan oleh Ridwan Ilyas Ismail. 

“Saat di lakukan penangkapan tersangka berusaha kabur dengan sepeda motornya, setelah di lakukan tembakan peringatan tersangka tidak mengindahkannya lalu Tim melakukan tindakan tegas terukur dengan menembakkan ke arah tersangka. Saat diupayakan pertolongan medis oleh Tim di dalam perjalanan ke rumkit Kabupaten Bireun tersangka meninggal dunia dalam perjalanan. Saat ini jenazah tersangka berada di Rs. Dokkes Bayangkara Aceh guna di lakukan visum,” ungkap Faisal. 

Dijelaskan Faisal, kasus ini berawal dari Informasi masyarakat bahwa akan ada pengiriman sabu yang disembunyikan dai dalam truk  yang disembunyikan di dalam truk yang bermuatan sayur kol/kubis dari kabanjahe, Sumatera Utara ke Jakarta.  Termonitor truk colt diesel bak warna kuning kombinasi BK 9434 EN bermuatan sayur kol / kubis. Selanjutnya tim BNN melakukan pembuntutan terhadap truk tersebut dari wilayah Lampung hingga menyeberang dari Bakauheni ke Merak.

Tim menghentikan laju truk tersebut di fly over selepas pelabuhan merak, dan digiring ke area spbu 34-424-09, jl terusan tol jakarta-merak km 2, cikuasa atas, kelurahan gerem, kecamatan Gerogol, Cilegon. Setelah dibongkar seluruh muatan truk tersebut, tepat rabu 22 mei 2019 pukul 01.00 wib tim berhasil menemukan 35 bungkus shabu di dinding bak belakang truk tersebut.

“Satu orang tersangka sebagai supir bernama Muazir berhasil diamankan, sedangkan satu orang adalah saksi dari kasus tersebut yang berprofesi sebagai kernek.

Dari pengakuan Muazir, Dia mendapatkan barang haram itu dari Riski atas perintah Ridwan. Dari keterangan tersebut tim kerjasama dengan BNNP Aceh dan BNNK Langsa dan kemudian menangkap Riski Ananda di Dusun Tanjung Putus, Kelurahan Gampong Jawa, Kecamatan Langsa, Kota Langsa, Aceh.

“Kini para tersangka beserta barang bukti narkotika jenis sabu telah diamankan oleh pihak BNN pusat. Petugas BNN kini masih memburu sejumlah tersangka lain yang diduga terlibat dalam penyeludupan narkoba yang diduga berasal dari Malaysia ini,” Pungkas Faisal.(R)