× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda Post Aceh Besar Segera lakukan Rapid test Covid-19 bagi Pejabat SKPK

Aceh Besar Segera lakukan Rapid test Covid-19 bagi Pejabat SKPK

SHARE
Aceh Besar Segera lakukan Rapid test Covid-19 bagi Pejabat SKPK

Aceh Besar Segera lakukan Rapid test Covid-19 bagi Pejabat SKPK.(Ist)

SuaraAceh

Aceh Besar- Pemerintah Kabupaten Aceh Besar akan segera melakukan rapid test pendeteksian virus corona (Covid-19) terhadap para pegawai di lingkungan Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) setempat.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Besar, Drs Iskandar M.Si saat dihubungi RRI Banda Aceh, Selasa, 26 Mei 2020.

Iskandar mengatakan, sesuai dengan arahan Bupati Aceh Besar Ir Mawardi Ali, bahwa dalam waktu dekat akan segera dilakukan rapid test terhadap pejabat eselon II dan III Pemkab Aceh Besar, mengingat selama ini mereka tetap masuk kantor, dan bekerja seperti biasanya.

"InsyaAllah kalau alatnya cukup kita akan lakukan rapid test, itu arahan pak Bupati. Kebetulan tadi beliau pertemuan dengan pak Kapolda itu diarahkan," kata Iskandar.

Langkah tersebut, kata Iskandar, sudah menjadi tugas dari pemerintah guna memberikan contoh yang baik kepada masyarakat tentang protokol kesehatan menghadapi Covid-19. Mengingat Aceh belum aman dari penyebaran virus mematikan tersebut.

"Karena jangan ketika kita disanjung, bahwa dipuji Aceh ini bagus, padahal kita masih juga ada pelanggaran. Jadi itu tugas kita memberikan contoh," ujarnya.

Selain itu, Iskandar juga mengatakan, bantuan sembako tahap pertama untuk masyarakat terdampak Covid-19 di Aceh Besar sudah diberikan kepada 17 ribu penduduk dari target 25 ribu orang. Terakhir ke Pulau Aceh.

"Karena memang, ada data-data yang dibantu oleh pusat (PKH, BPNT)," ucapnya.

Dalam kesempatan ini, Iskandar juga menuturkan, hari kerja pertama pasca Hari Raya Idul Fitri, kehadiran para Aparatur Sipil Negara (ASN) Aceh Besar, khususnya pejabat eselon 2 dan 3 sudah sekitar 65 persen.

"Pejabat eselon 2 dan 3 wajib masuk kantor, karena tidak ada piket, tapi untuk yang bawahnya itu kita buat shif," imbuhnya.

Iskandar berharap, baik ASN, masyarakat serta semua pihak lainnya mau bersama-sama menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus corona itu.

"Masyarakat juga jangan terlena atau lengah, karena virus ini kita tidak tahu siapa yang ada membawa itu, karena kebanyakan tidak ada gejala," tutur Iskandar.(R)